
[Jakarta, 30 September 2025] – SMA Sinar Dharma sukses menggelar Seminar Remaja yang inspiratif bertajuk “Rangkul Perbedaan, Rawat Pikiran: Harmoni Kebhinekaan untuk Kesehatan Mental Remaja” pada Selasa, 30 September 2025 pukul 08.00-12.30 WIB. Acara ini merupakan wujud nyata implementasi Kurikulum Merdeka dengan Pendekatan Pembelajaran Mendalam yang menekankan pada pengembangan karakter murid, khususnya dalam aspek sosial-emosional dan pemahaman terhadap nilai-nilai kebhinekaan. Seminar ini juga berasal dari masukan pada Rapor Pendidikan SMA Sinar Dharma Tahun 2025.
Fokus pada Kebhinekaan dan Kesejahteraan Diri
Seminar yang diselenggarakan di Aula Sekolah Sinar Dharma ini mengangkat pesan kunci “Beda Itu Keren, Sehat Itu Penting!” Tujuan utama acara ini adalah menumbuhkan kesadaran di kalangan murid bahwa penerimaan terhadap perbedaan adalah fondasi penting untuk menciptakan lingkungan yang suportif, yang pada akhirnya akan menjaga kesehatan mental mereka.
Acara utama menghadirkan narasumber terkemuka, Bapak Untung Subroto, S.Psi., M.Psi., Psikolog. Beliau memaparkan bahwa keragaman di lingkungan sekolah, jika diterima dengan baik, dapat menjadi sumber kekuatan dan pembelajaran, bukan pemecah belah.
“Kesehatan mental remaja seringkali terganggu oleh tekanan untuk seragam atau takut berbeda. Padahal, perbedaan adalah kekayaan yang membuat interaksi sosial menjadi lebih dinamis. Kuncinya adalah ‘merawat pikiran’ kita sendiri, mengenali pemicu stres, dan menjadikan lingkungan sekolah yang bhinneka ini sebagai tempat yang aman untuk berekspresi,” jelas Bapak Untung Subroto.
Ajang Ekspresi Seni dan Kreativitas
Selain sesi edukatif yang mendalam, acara ini juga dimeriahkan oleh penampilan ekstrakurikuler (Eskul) murid sebagai bentuk apresiasi terhadap keberagaman bakat dan media relaksasi.
- Eskul Band tampil memukau dengan membawakan lagu-lagu bertema semangat dan kolaborasi, memberikan energi positif yang merangkul seluruh peserta.
- Pertunjukan dilanjutkan dengan penampilan dinamis dari Eskul Modern Dance. Koreografi yang mereka sajikan tidak hanya menghibur, tetapi juga secara artistik merefleksikan pesan tentang keunikan individu dan sinkronisasi dalam keberagaman.
Kepala Sekolah SMA Sinar Dharma yang diwakili oleh Wakil Bidang Kurikulum Bapak Fuat Alfauzi, S.Pd., Gr, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi atas antusiasme siswa dan komitmen sekolah terhadap pendidikan holistik. “Kami percaya bahwa sekolah adalah miniatur masyarakat. Dengan mengajarkan murid untuk merangkul perbedaan dan menjaga kesehatan mental sejak dini, kita sedang menyiapkan generasi yang tangguh, toleran, dan siap menghadapi tantangan global,” tegas beliau.
Seminar ini berhasil menyatukan edukasi formal dengan ekspresi seni, meninggalkan kesan mendalam bahwa harmoni kebhinekaan adalah kunci untuk kesehatan mental yang optimal di era teknologi yang masif ini. SMA Sinar Dharma berkomitmen untuk menjadikan seminar serupa sebagai program berkelanjutan.

Penyampaian materi terkait kesehatan mental

Dialog perwakilan peserta didik dengan narasumber

Penampilan ekskul dance SMA Sinar Dharma
SIMA: SUKSES DENGAN INTEGRITAS MOTIVASI DAN ADAPTABILITAS.
