Menumbuhkan Semangat Riset melalui Kegiatan Kokurikuler Kelas XI SMA Sinar Dharma di Pulau Tunda

Pulau Tunda, Banten, 26–28 Agustus 2026 — SMA Sinar Dharma kembali melaksanakan kegiatan kokurikuler bagi murid kelas XI melalui kegiatan penelitian lapangan di Pulau Tunda, Banten. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 26–28 Agustus 2026, ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar secara langsung melalui eksplorasi sosial dan lingkungan di wilayah kepulauan.

Pelaksanaan kegiatan didukung oleh Tim BV Nusantara yang mendampingi murid dalam proses pengamatan, pengumpulan data, hingga penyajian hasil penelitian. Melalui kegiatan ini, murid tidak hanya memperoleh pengetahuan dari pembelajaran di kelas, tetapi juga belajar mengidentifikasi permasalahan, melakukan pengamatan secara sistematis, mengolah temuan, serta mengomunikasikan hasil penelitian.

Mengangkat Dua Tema Penelitian

Penelitian dalam kegiatan kokurikuler ini dibagi menjadi dua tema utama, yaitu tema sosial dan tema lingkungan.

Tema sosial mengeksplorasi sejumlah aspek kehidupan masyarakat Pulau Tunda, antara lain peran orang tua terhadap pendidikan, potensi ekowisata, serta peran masyarakat dalam menjalankan dan mengembangkan ekowisata di Pulau Tunda. Kajian tersebut memberikan kesempatan kepada murid untuk memahami keterkaitan antara pendidikan, masyarakat, dan potensi wilayah dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Sementara itu, tema lingkungan berfokus pada kajian keanekaragaman hayati dan kondisi lingkungan pesisir. Murid melakukan pengamatan terhadap keanekaragaman dan kerapatan lamun, keanekaragaman Echinodermata, Mollusca, makroalga, serta mangrove. Selain itu, dilakukan pula pengamatan terhadap jenis dan sebaran sampah di Pulau Tunda sebagai bagian dari upaya memahami kondisi lingkungan dan permasalahan ekologis di wilayah tersebut.

Berbagai pengamatan tersebut memberikan pengalaman langsung kepada murid untuk memahami ekosistem pesisir serta hubungan antara aktivitas manusia dan kondisi lingkungan.

Belajar Meneliti dalam Kondisi Nyata

Kegiatan penelitian di Pulau Tunda menjadi pengalaman tersendiri bagi para murid karena mereka harus beradaptasi dengan kondisi dan keterbatasan yang ada di lokasi. Salah satu tantangan yang dihadapi adalah keterbatasan ketersediaan solar yang menyebabkan listrik hanya tersedia sekitar pukul 18.00–23.59, sedangkan di luar waktu tersebut tidak tersedia pasokan listrik.

Kondisi tersebut tidak mengurangi semangat murid dalam mengikuti rangkaian kegiatan. Sebaliknya, keterbatasan tersebut menjadi bagian dari pengalaman belajar yang mengajarkan pentingnya kemampuan beradaptasi, mengelola sumber daya, bekerja sama, serta tetap bertanggung jawab terhadap tugas penelitian dalam berbagai kondisi.

Presentasi Hasil Penelitian di Saung Pulau Tunda

Salah satu momen penting dalam kegiatan berlangsung pada 27 Agustus 2026, ketika murid melaksanakan seminar hasil pengamatan pada malam hari di sebuah saung di Pulau Tunda.

Dalam kegiatan tersebut, setiap kelompok mempresentasikan hasil pengamatan dan temuan penelitian yang telah dilakukan. Murid mampu menjelaskan hasil pengamatan dengan sangat baik serta menunjukkan pemahaman terhadap data dan objek yang mereka teliti.

Kegiatan seminar ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran yang penting karena murid tidak hanya dituntut untuk memperoleh data, tetapi juga mampu menginterpretasikan, menjelaskan, dan mempertanggungjawabkan hasil penelitian secara ilmiah.

Dari Pengalaman Lapangan Menuju Publikasi Ilmiah

Kegiatan penelitian ini diharapkan tidak berhenti sebagai pengalaman belajar bagi murid. Hasil penelitian yang diperoleh akan dikembangkan menjadi karya ilmiah dengan target publikasi sekurang-kurangnya pada jurnal ilmiah SINTA Peringkat 4.

Target tersebut menjadi bagian dari upaya SMA Sinar Dharma untuk membangun budaya riset di lingkungan sekolah sekaligus memberikan pengalaman kepada murid mengenai proses penelitian yang memiliki luaran akademik nyata. Lebih dari sekadar pencapaian akademik, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan lingkungan melalui pengetahuan serta data yang dihasilkan dari penelitian.

Menumbuhkan Rasa Ingin Tahu dan Rasa Syukur

Secara umum, seluruh rangkaian kegiatan kokurikuler penelitian di Pulau Tunda berlangsung dengan lancar. Berbagai pengalaman yang diperoleh selama kegiatan diharapkan dapat memperkaya pengetahuan murid sekaligus memperkuat rasa ingin tahu, kemampuan berpikir kritis, keterampilan bekerja sama, dan kemampuan memecahkan masalah.

Pengalaman belajar di tengah kondisi yang berbeda dari keseharian juga menjadi pembelajaran yang tidak kalah penting. Keterbatasan fasilitas di Pulau Tunda memberikan ruang bagi murid untuk memahami bahwa proses belajar dapat berlangsung dalam berbagai keadaan. Dari pengalaman tersebut, murid diharapkan semakin mampu menghargai fasilitas dan kondisi yang dimiliki serta tumbuh menjadi pribadi yang lebih adaptif, mandiri, dan bersyukur.

Melalui kegiatan ini, SMA Sinar Dharma berkomitmen untuk menghadirkan pembelajaran yang menghubungkan pengetahuan, pengalaman, penelitian, dan kepedulian terhadap masyarakat serta lingkungan. Harapannya, hasil penelitian yang dilakukan murid tidak hanya menjadi bagian dari perjalanan akademik mereka, tetapi juga dapat memberikan dampak dan manfaat bagi lebih banyak orang.

SIMA: Sukses dengan Integritas, Motivasi, dan Adaptabilitas

Penulis: Tim SMA Sinar Dharma
SMA Sinar Dharma