Tiga Kegiatan dalam Satu Hari: Sinar Dharma Perkuat Kepedulian, Pendampingan Murid, dan Profesionalisme Guru

SMA Sinar Dharma— Sabtu, 29 Agustus 2026, menjadi hari yang penuh aktivitas di lingkungan Sinar Dharma. Dalam satu rangkaian waktu yang bersamaan, Yayasan Pendidikan Sinar Dharma bersama unit-unit pendidikan menyelenggarakan tiga kegiatan yang memiliki fokus berbeda, yaitu donor darah rutin, seminar hasil psikotes bagi orang tua/wali murid kelas X dan XII SMA, serta pelatihan guru SMA terkait Standar Nasional Pendidikan (SNP) dan penguatan pembelajaran melalui lesson study.

Ketiga kegiatan tersebut dilaksanakan di lokasi yang berbeda dalam kompleks Gedung TK Sinar Dharma. Kegiatan donor darah berlangsung di lantai 1 dan dipanitiakan oleh unit SD Sinar Dharma. Pelatihan guru dilaksanakan di lantai 2, tepatnya di Gedung Serbaguna Aula Audiovisual Gedung TK, sedangkan seminar hasil psikotes berlangsung di Ruang SIMA 1 lantai 3 Gedung TK.

Donor Darah Rutin, Wujud Kepedulian kepada Masyarakat

Kegiatan donor darah merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tiga bulan sekali dan terbuka bagi masyarakat di sekitar Sekolah Sinar Dharma. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial Sinar Dharma sekaligus ruang kolaborasi antara sekolah dan masyarakat. Kegiatan ini berkolaborasi dengan relawan Tzu Chi dan Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Barat.

Kegiatan yang dipanitiakan oleh unit SD Sinar Dharma tersebut berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB. Sebanyak 145 peserta hadir untuk mengikuti kegiatan donor darah, dengan 125 orang berhasil mendonorkan darahnya.

Antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa kegiatan donor darah tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun kepedulian dan kontribusi nyata bagi sesama.

Mendampingi Orang Tua Memahami Hasil Psikotes Murid

Bersamaan dengan kegiatan donor darah, seminar hasil psikotes bagi orang tua/wali murid kelas X dan XII dilaksanakan pukul 08.00–09.30 WIB di Ruang SIMA 1 lantai 3 Gedung TK Sinar Dharma.

Kegiatan ini diisi oleh Bapak Bobby Suwardi, dosen Fakultas Psikologi Universitas Pancasila yang juga terafiliasi dengan rekanan penyelenggara psikotes. Seminar memberikan penjelasan kepada orang tua mengenai hasil psikotes serta bagaimana menyikapi dan memahami hasil tersebut sebagai salah satu informasi dalam mendampingi perkembangan anak.

Kehadiran orang tua/wali mencapai sekitar 70%. Melalui kegiatan ini, orang tua memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai hasil psikotes anak sehingga diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam memberikan pendampingan dan dukungan sesuai dengan karakteristik serta kebutuhan masing-masing murid.

Memperkuat Pemahaman Guru terhadap SNP dan Pembelajaran

Sementara itu, guru SMA Sinar Dharma mengikuti pelatihan terkait Standar Nasional Pendidikan (SNP) Indonesia dan penguatan pembelajaran pedagogik melalui lesson study. Kegiatan berlangsung pukul 09.30–13.00 WIB di Gedung Serbaguna Aula Audiovisual Gedung TK dan diikuti oleh seluruh guru SMA Sinar Dharma yang berjumlah 18 orang.

Materi SNP disampaikan oleh Kepala SMA Sinar Dharma, Bapak Dr. Sisean Baga. Kegiatan diawali dengan kajian dan pemetaan delapan Standar Nasional Pendidikan berdasarkan berbagai peraturan kementerian yang menjadi dasar penyelenggaraan pendidikan. Pembahasan kemudian dilanjutkan melalui diskusi untuk menghubungkan ketentuan dalam regulasi dengan implementasinya dalam penyelenggaraan pendidikan dan pembelajaran di sekolah.

Selain pemahaman terhadap SNP, kegiatan juga diarahkan untuk memperkuat pembelajaran pedagogik melalui lesson study. Pendekatan ini diharapkan dapat mendorong guru untuk terus merefleksikan dan mengembangkan praktik pembelajaran melalui proses kolaboratif.

Melalui kegiatan tersebut, pemahaman terhadap SNP diharapkan menjadi landasan yang semakin kuat bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran sekaligus bagi sekolah dalam merancang dan mengimplementasikan berbagai program berdasarkan dasar hukum yang jelas.

Tiga Kegiatan, Satu Semangat

Meskipun memiliki sasaran dan bentuk kegiatan yang berbeda, ketiga kegiatan tersebut memiliki semangat yang sama, yaitu memberikan dampak positif bagi murid, orang tua, guru, sekolah, dan masyarakat.

Donor darah menjadi bentuk kepedulian Sinar Dharma terhadap masyarakat. Seminar hasil psikotes memperkuat sinergi antara sekolah dan orang tua dalam mendampingi perkembangan murid. Sementara itu, pelatihan SNP dan lesson study menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas profesional guru dan memperkuat kualitas pembelajaran.

Secara umum, seluruh kegiatan berlangsung dengan baik dan lancar. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi gambaran bahwa proses pendidikan di Sinar Dharma tidak hanya berfokus pada kegiatan pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga mencakup kepedulian sosial, kolaborasi dengan orang tua, serta pengembangan profesionalisme pendidik.

Semoga ketiga kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan serta membawa dampak positif bagi murid, orang tua, guru, sekolah, masyarakat sekitar, dan masyarakat luas.

SIMA: Sukses dengan Integritas, Motivasi, dan Adaptabilitas.

Penulis: Tim SMA Sinar Dharma
SMA Sinar Dharma